KL – Penang yang kukenang… @ Day-5

Hari ini merupakan hari terkahir kami di Penang, karena sore ini kami harus kembali ke Kuala Lumpur. Pagi ini kami habiskan untuk ‘nongkrong’ di kedai kopi dekat bus stop Jl Burmah. Puas-puasin minum kopi juga teh tareek yang enak ini, sambil makan nasi lemak juga kuih yang beranek ragam (asli, pulang dari jalan-jalan langsung berat badan naik drastis!!) Selesai berlama-lama di kedai kopi, kamipun kembali ke hotel untuk kembali beristirahat. Setelah tanya ke pihak hotel mengenai jam check out, akhirnya kami memutuskan untuk check out pukul 11 siang ini dan menitipkan tas di loker dengan biaya RM1.00, lumayan lah daripada kami harus berjalan-jalan dengan menenteng travel bag.. 🙂

Tepat pukul 11 siang, kami keluar kamar untuk check out sekaligus menitipkan 1 travel bag, 1 ransel  plus 1 kantong besar isi oleh2 (biscuit tambun Ghee Hiang) di loker hotel hanya dengan biaya RM1.00. Melanjutkan berjalan kaki menuju Jl. Transfer menyusuri Lorong Hutton sampai di Chowrasta Market, cukup dengan melihat sebentar situasi pasar di Penang. Sempat membeli keychain juga biscuit tambun Ghee Hiang *lagi* 🙂 Udara juga cuaca pagi ini terasa sangat terik, keringat di dahi Qnan sudah semakin deras bercucuran, apalagi saat itu kami berjalan kaki dengan jarak yang lumayan panjang. Akhirnya kami pun menunggu bus  CAT di bus stop Chowrasta dengan tujuan berkeliling mencari lokasi yang indah untuk kembali kami berfoto-foto. Memutuskan untuk turun di Lebuh Pantai, kembali menyusuri sepanjang Lebuh Pantai sampai kaki semakin terasa pegal dan Qnan mulai kepanasan. Kembali menunggu bus CAT di depan gedung Standard Chartered sangat lama, -/+ 45 menit kami harus menunggu untunglah kami tiba kembali di Tune Hotel sesuai dengan perkiraan kami sebelumnya.

CIMG1114

@ HSBC Lebuh Pantai

@ Lebuh Pantai

@ Lebuh Pantai

Beristirahat 30 menit di lobby hotel, kamipun memutuskan untuk langsung menuju Komtar. Flight kami menuju KL sore ini pukul 16.30, dengan perkiraan perjalanan dari Komtar menuju Penang Airport memakan waktu -/+ 1.5 jam (belum lagi kami harus menunggu bus di Komtar yang entah berapa lama). Naik taxi dari depan hotel ke Komtar (kalo kita berjalan kaki paling lama memakan waktu 15 menit) berhubung bawaan kami cukup banyak, dengan matahari yang sangat menyengat saat itu rasanya gak ada salahnya kami mengeluarkan 10RM untuk membayar taxi 🙂

Ternyata memang cukup lama menunggu bus 401E memasuki terminal Komtar (mungkin karena tergolong bus dengan jarak tempuh yang cukup jauh). Begitu bus datang, langsung full penumpang… heheheee, tapi tetap saja terasa nyaman walaupun kami tidak mendapatkan tempat duduk, untungnya masih ada orang yang berbaik hati memberikan tempat duduknya untuk Qnan.  Penumpang yang berdiri hanya beberapa orang saja, AC di dalam bus pun cukup dingin, didukung jalanan yang lancar tak terasa 1 jam pun berlalu dan kamipun tiba di Penang Airport.

Tidak perlu check in karena kami sudah mencetak boarding pass saat keberangkatan kami dari KL menuju Penang, jadi langsung masuk ke ruang tunggu penumpang. Itupun tidak terlalu lama menunggu, pesawat menuju KL pun sudah datang dan kami diperbolehkan untuk menaiki pesawat. Pengalaman yang aku rasakan selama perjalanan kami dari Jakarta – KL – Penang – KL semua pesawat on the time, gak ada yang molor walau hanya 10 menit pun! Luaaaaarrr biasaaa,…. *pengalaman yang jarang2 terjadi nih….

Tiba di KL tepat pukul 17.30 dengan melanjutkan perjalanan menggunakan Aerobus dari LCCT menuju KL Sentral dan dari KL Sentral kami masih memilih menggunakan LRT menuju KLLC  alasannya cepet banget sich…dibanding harus menggunakan taxi di waktu jam pulang kerja seperti ini,… oohh tidaaaaaakkkkk!!! Barulah begitu sampai di KLLC kami menggunakan taxi menuju Sucasa.

Puas rasanya kami sudah diberi kesempatan untuk menikmati perjalanan menuju Penang ini! Yang ternyata Penang ‘lebih sangat memberi arti’ dibandingkan sedikit perjalanan yang sempat kami rasakan di KL beberapa hari lalu. Eits,…… tapi masih ada 1 hari lagi besok untuk kami bisa berkeliling di KL ini dan masih banyak tempat juga yang kami ingin kunjungi (tapi apa mungkin dalam 1 hari saja kami bisa mendapatkan itu semua…???) Kita lihat saja besok,….. 🙂 See You!

KL – Penang yang kukenang… @ Day-4

Hari ini adalah hari ke-4 kami di Malaysia, dan merupakan hari ke-2 kami di Pulau Penang. Schedule kami hari ini jelas untuk mengelilingi George Town dan wisata pantai ke Batu Ferringhi (kesukaan Qnan untuk bermain pantai). Tepat pukul 8 pagi kami keluar dari hotel untuk mencari menu breakfast, dan yang kami tuju adalah hawker center di New World Park. Oooww,.. ternyata jelas belum buka lah ya,.. Akhirnya mata kami tertuju ke dekat bus stop yang ada di dekat pertokoan seberang New World Park. Sebuah kedai non permanent yang terlihat menjual makanan dan dipenuhi oleh pembeli. Apa istimewanya ya kedai ini..?? Akhirnya kakipun melangkah mendekatinya,.. Yang ternyata memang menjual makanan mulai dari nasi lemak yang berlauk ikan, telur atau ayam tinggal pilih, selain itu juga dijual bermacam kuih muih yang menggugah selera. Belum lagi pilihan minumannya, ada teh tareek yang ternyata enak banget loh..!! Tapi, ternyata kopi susu-nya sangat lebih enak…… hhhmmm baru kali ini menemukan kopi yang pas di lidah aku.

Selesai dengan breakfast kami di kedai dekat bus stop yang sangat mengesankan ini, kamipun melanjutkan berjalan kaki ke bus top di Jl Transfer untuk menunggu bus CAT kembali. Tujuan kami pagi ini berkeliling George Town sambil berfoto. Pertama kali yang kami singgahi adalah sebuah lapangan luas bernama Esplanade Penang yang pasti kami bisa berjalan menyeberangi taman dengan pemandangan yang luar biasa indah dan menemukan bangunan lama berupa gedung putih megah bernama Gedung Majlis Perbandaran Pulau Pinang.

CIMG0880

George Town

@ Gedung Majlis Perbandaran Pulau Pinang

@ Gedung Majlis Perbandaran Pulau Pinang

Setelah lelah berpanas-panasan mengelilingi Esplanade Penang dan sekitarnya, kami pun melanjutkan perjalanan untuk makan siang di dekat hotel saja, hawker center yang kami impi-impikan… 🙂 Selesai makan siang, kamipun beristirahat di hotel terlebih dulu (maklum karena kami membawa Qnan). Kira-kira pukul 16.00 kami bersiap untuk pergi ke Batu Ferringhi, dengan naik bus 101. Perjalanan cukup panjang dan lama, ditambah lagi dengan supir bus yang selalu bawa dengan penuh semangat alias ngebut…. 🙂 akibatnya Qnan pun langsung manyun karena menahan rasa yang gak karuan. Untunglah begitu kami turun dan melihat jelas pantainya, rasa eneg juga pusing yang tadi kami rasakan langsung menghilang…. Sungguh indah luar biasa, selain pantainya bersih, pemandangan sekitarnya pun sangat indah. Jadi teringat Siloso beach di Sentosa Island. Qnan sudah gak sabar buat ganti baju dan langsung bermain pasir, lari kesana kemari, pokoknya sangat menikmati…. Gak terasa tiba2 waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 (walopun masih terlihat terang) dan sunset pun mulai terlihat dengan jelas.

@ Batu Ferringhi

@ Batu Ferringhi

Setelah puas bermain pasir dan berfoto-foto, akhirnya kamipun bersiap untuk melanjutkan makan malam kami di Gurney Drive. Sebelumnya Qnan mengajak untuk makan di Mc Donald seberang pantai, setelah perut kenyang akhirnya kami menunggu bus 101 , yang kebetulan juga melewati Gurney Drive Hawker Center. Namun bus 101 itu tidak bisa membawa kami untuk turun tepat di depan hawker center, melainkan kami harus turun di bus stop Gurney Drive dan kami pun harus berjalan menyeberangi pertigaan yang ada, tidak jauh dari situ kamipun sudah dapat melihat sebuah keramaian yang ternyata betul itulah Gurney Drive Hawker Center! Setelah puas makan dengan menu yang semuanya enak,.. kamipun kembali ke hotel dengan melanjutkan naik bus 101, turun di Komtar namun kali ini kami harus menyeberangi memasuki pertokoan di dalam Komtar karena ternyata bus tidak memasuki terminal dan kami pun harus berganti bus walaupun masih tetap dengan bus 101.

Hari ini sangat menyenangkan, karena akhirnya kamipun menemukan banyak spot yang bagus untuk berfoto-foto… dan tentunya menemukan kembali keindahan pantai yang luar biasa,… Batu Ferringhi, sepertinya Qnan ingin kembali menemuimu. Terimakasih Tuhan untuk perjalanan kami hari ini!