Hidup itu terus Belajar

Betul baru aku sadari, ternyata semua perilaku dan sikap kita sangat tergantung dengan dimana kita berada dan dengan siapa kita berinteraksi. Sedikit merasakan perbedaan sikap dan cara pandang ketika dulu bergaul dan berinteraksi dengan orang-orang dengan cara pandang A, dengan saat ini dimana lingkungan juga orang-orang terdekatku memiliki cara pandang B. Kok ya mau gak mau, aku akhirnya terbawa arus itu yaa..?

Oya, ternyata pun.. pengaruh negatif itu ternyata juga lebih cepat menular dan mempengaruhi hidup kita. Sepertinya dulu aku tidak merasa sebagai orang yang sering ‘out of the track’, tapi berhubung saat ini banyak dipengaruhi oleh orang2 yang seperti ini akhirnya menganggap ke ‘out of the track’ annya aku ini ya biasa aja….. wong lingkunganku juga menganggap itu biasa dan menerima itu dengan wajar. *dalam konteks out of the track yang tdk menyimpang dari norma hidup loh yaaa… 🙂 Walaupun sebetulnya mana ada out of the track yang tidak menyimpang.. (ini urusannya dengan aturan pekerjaan)

Hhhhmmm,… tapi kembali lagi, aku gak mau terlalu menyalahkan pihak eksternal (orang2 disekitarku, lingkunganku) Kembali lagi aku juga berkaca dan berinterospeksi diri, mungkin ini semua karena aku tidak memiliki pendirian yang kuat, jadi mudah saja terbawa arus (walaupun itu buruk dan tidak menguntungkanku) Bisa jadi ternyata, se’tua’ inipun aku masih belum menemukan jati diriku yang sesungguhnya, siapa aku..?? Duh, kalo yang ini telat banget kayaknya… 😀

Ahhh, tapi entahlah.. apapun itu, aku tetap berpikir ya begini inilah hidup. Setua apapun, sepintar apapun, kita tetap harus belajar, belajar dan belajar.. Makanya, banyak orang bilang kalo belajar itu tidak mengenal usia, termasuk belajar hidup untuk selalu lebih baik lagi. Inilah yang namanya dinamika hidup, kalo hidup gw udah tenang-tenang aja di satu titik, itu justru menakutkan buat gw… artinya gw udah mati rasa dong! Udah gak bisa lagi merasakan hitam putihnya hidup (menghibur diri sendiri yang semoga aja bener begitu)

Anyway busway,…… aku cuma pengen lebih baik lagi tanpa harus merugikan siapapun juga! Tidak si A tidak si B apalagi kalo sampai merugikan diriku sendiri. CATAT ITU!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s