Holiday @Sing – day 2

Alhamdulillah,… pagi ini kami bangun dengan kondisi badan yang sudah sangat terasa segar bugar, tidur semalam terasa nyenyak sekali walaupun suasana diluar masih sangat ramai sampai tengah malam.
Pagi ini aku menyiapkan breakfast khusus untuk ke-2 orang tercintaku ❤ ❤ Semalam aku sempatkan membeli sosis ayam, hot dog dan telur mentah, dengan fasilitas yang alakadarnya dikamar semua makanan itu sudah aku sulap menjadi menu breakfast yang lumayan enak buat kami nikmati bersama di kamar ini. Ada white coffe yang memang kami bawa dari Jakarta, ada telur setengah matang yang yummy banget, juga setangkup hotdog berisikan sosis ayam.

Baru setelah itu, satu persatu kami bersiap diri. Tepat jam setengah 10 pagi kami keluar kamar, sebetulnya tergolong kesiangan sich.. Tapi entah kenapa di Singapore ini jam segitu masih banyak toko-toko yang tutup. Jadi terkesan memang masih pagi banget.. Pagi ini tujuan kami adalah S.E.A Aquarium yang ada di RWS (Resort World Sentosa), jadi tujuan awal yang kami tuju adalah station MRT Harbourfront, eh ternyata deket banget ya jarak antara Chinatown ke Harbourfront kalo naik MRT. Sejalur karena sama-sama ada di jalur ungu, hanya melewati 1 station saja yaitu Outram Park, kami sudah langsung sampai di Harbourfront. Tinggal naik ke lantai 3 Vivo City, nyebrang lah kami ke Sentosa dengan menggunakan EZlink card yang sudah kami punya.

CIMG7695

Menyempatkan berfoto-foto sebentar di sekitaran Universal Studio, karena lokasi dari S.E.A Aquarium ini bersebrangan dengan Universal Studio 🙂 Qnan sudah gak sabar banget pengen lihat dalamnya aquarium raksasa ini. Oya, kami sudah membeli ticket ini sejak dari Jakarta secara online.

Wuiiihh,.. ternayata memang keren banget!! Selain luas banget karena terdiri dari beberapa bagian, S.E.A Aquarium ini juga nyaman banget, tanpa terasa hampir 4 jam kami mengelilingi gedung ini dan rasanya belum puas juga. Beberapa kali terlontar dari mulut Qnan kata “Amazing……”

CIMG7967

Setelah puas mengelilingi tempat ini, rasa lapar pun sudah mulai menyapa. Sempat bawa beberapa hotdog yang tadi aku buat di hotel, tapi itu semua sudah kandas 🙂 Maklum lah, waktu 4 jam kami habiskan di dalam gedung yang cukup dingin tentu perutpun mudah terasa lapar. Akhirnya kami memutuskan untuk menyudahi saja petualangan kami di dalam aquarium ini. Berhubung kami sudah beberapa kali mengunjungi Sentosa, Qnan pun sudah tidak terlalu berminat ketika aku ajak buat jalan-jalan ke Siloso Beach. Saat itu yang dia mau cuma pergi makan. Karena aku ada referensi tempat makan yang (katanya) enak di Harbourfront Centre maka kamipun memutuskan untuk meninggalkan Sentosa, kembali ke Vivo City. Untuk mencari Thuck Shop (tempat makan) di Harbourfront Centre gak terlalu sulit, begitu kami sampai di Vivo City ikuti petunjuk arah menuju Harbourfront Centre dan Thuck Shop ada di lantai 2. Hhhm.. lumayan lah menu makan yang ada disini, lumayan bervariasi. Mulai dari nasi Padang sampai nasi sayur lengkap ada, tapi kalo aku sich tetap memilih mie tomyam. Harganya pun masih asik lah, 1 mangkok tomyam dijual dengan harga $4.6 dan rasanyapun enak! Selesai makan dan perut kenyang, kamipun melanjutkan perjalanan ke Clarke Quay karena kami sudah memesan ticket Singapore River Cruise dari Jakarta dan ticket fix date, yang artinya hanya bisa kami gunakan di tanggal tersebut.

Setiba di Clarke Quay langsung menukarkan voucher dengan sebuah ticket. Kami pun mulai menaiki kapal yang akan mengelilingi sungai di tengah kota Singapore ini. Bagiku ini pengalaman yang sangat luar biasa, karena selain kami bisa merasakan membelah sungai di tengah kota ini, kapalnya pun bagus banget! Selama perjalanan itu kami disuguhi video mengenai sejarah dari tempat-tempat yang kami lalui, tapi tetap saja mata asik terpana dengan gedung-gedung yang dilalui, kalo buatku sich jujur saja yang aku nikmati justru perjalanan naik kapalnya ini loh,…. di tengah cerahnya sore, terkena tiupan angin dengan duduk didalam kapal itu nikmat bangeeeeetttt!

CIMG8026CIMG8013

Perjalanan mengelilingi sungai berakhir di Merlion Park, kebetulan sekali karena kami memang ingin kembali mengunjungi si patung Singa ini setiap kali ke kota ini. Sempat beristirahat sebentar sambil memandangi orang yang berebutan untuk berfoto dengan background Merlion, hehehe.. kocak2 melihat gaya dari mereka.

Lelah berjalan cukup jauh dari Merlion Park, melewati Esplanade Theatre akhirnya kami kembali naik MRT pulang menuju hotel di Chinatown. Awanya sore ini mau janjian dengan temanku lagi untuk ketemu di Lau Pa Sat, tapi kok kayaknya kaki udah pegel banget ya..? Mending pulang deh…
Setelah masuk kamar kira-kira jam setengah 7 malam, langsung mandi dilanjut jalan-jalan lagi di sekitaran Smith Street dan Pagoda Street, karena sejak kami tinggal didaerah sini justru belum pernah menelusuri wilayah ini. Maksudnya sich sekalian cari makan malam, tapi begitu kami memasuki hawker center yang ada disitu ternyata sudah banyak kios yang tutup, saat itu waktu menunjukkan pukul 20.30 tinggal beberapa kios saja yang buka dan agak meragukan karena kebanyakan adalah chinese food, yang sudah bisa dipastikan mengandung ‘pork’ 😀 Qnan sampai hafal betul, ada password setiap kali kami akan memesan makanan, yaitu.. “This is pork, ha..?” dengan logat Singlish yang sengaja kami buat semirip mungkin.
Akhirnya malam itu kami kembali ke Smith Street dan memilih makan di Chinatown Food Street. Asik banget sebetulnya dengan pilihan makanan yang sangat banyak disepanjang jalan ini, tapi lagi2 kami perlu untuk lebih selektif lagi dalam memilih, karena memang kebanyakan mengandung ‘pork’, sekalinya ada yang jual satay eeehhh,.. nasinya abis. Akhirnya pesan roti patra dengan bumbu kari, beberapa gorengan seperti fish ball, gorengan udang juga cumi, dan terakhir yang kami pesan adalah Mie Laksa. Semuanya enak banget! sempurna deh rasanya di lidah kami… Setelah kenyang, lagi-lagi Qnan pengen buru2 balik kamar. Waktu memang sudah menunjukkan pukul 22.15, pasti Qnan sudah kecape’an makanya dia ingin cepat kembali ke kamar 🙂 dan benar saja, begitu masuk kamar, Qnan langsung sikat gigi, cuci tangan, cuci muka, masih ngajakin cerita-cerita sebentar, terakhir loh..?? kok ternyata dia sudah tertidur dengan pulasnya 😀

Istirahat malam ini pasti akan terasa pulas sekali, karena perjalanan yang cukup panjang sudah kami lakukan sepanjang hari ini.. Terimakasih Tuhan untuk keindahan-keindahah yang sudah kami temui di hari ini.
See you, tomorrow morning! ❤ ❤

Holiday @Sing – day 1

Yeaayy,… kali ini kami kembali liburan di hari-hari dimana yang lainnya sedang sibuk bekerja dan bersekolah 😀 Kembali lagi pula tujuan kami adalah negara tetangga kita, negara kecil tapi mengasyikkan…

Pagi ini, Minggu tgl. 12 Oktober 2014 kami berangkat dari rumah pukul 04.30WIB dengan naik taxi. Flight kami adalah pukul 07.05WIB tapi berhubung dapat berita kalo arah menuju dan keluar bandara ini salah satunya sedang dalam perbaikan, maka kamipun berinisiatif untuk datang lebih pagi.

CIMG7634

Ternyata memang rejeki kami buat liburan, penerbangan ini tepat waktu dan akhirnyapun kami tiba di Changi terhitung masih pagi, jam 10.05 waktu Singapore kami sudah berkeliaran di bandara. Rencana awal kami akan menitipkan koper kami di Left Baggage terminal 1, karena kami ingin jalan-jalan dulu mengelilingi Changi, cari barang diskonan! Biasanya sich seru banget tuh kalo bisa hunting barang lucu yang dijual di gerai-gerai airport Changi ini,hehhehee…. Tapi, rencana awal kami langsung buyar gegara Qnan kebelet “pup” (ups, maaf…) Iyaaa,,.. gegara Qnan harus segera menuntaskan hasratnya itu dan dia sangat tidak bisa kalo harus melakukanya di Dry Toilet, padahal seluruh toilet di bandara ini Dry Toilet sayangku Qnan… 🙂 otomatis kamipun berpindah rencana dengan sesegera mungkin check in hotel walopun masih jam segini. Dengan naik taxi kira-kira 20 menit, kamipun tiba di salah satu hotel di Smith Street Chinatown. Alhamdulillah gak terlalu sulit mencari hotel ini..

Suasana depan hotel _sepanjang Smith Street_

Suasana depan hotel _sepanjang Smith Street_

Begitu (mencoba) untuk check in, tentu saja kami ditolaknya. Hahaha.. akhirnya tetap cari toilet dan alhamdulillah Qnanpun menemukan Wet Room Toilet 😀 Urusan hasrat Qnan yang sudah terselesaikan dengan baik, akupun menitipkan koper besar kami di receptionist. Mas Bayu pengen langsung jalan-jalan ke Mustafa Center sekaligus makan siang nasi lemak kegemaran kami semua. Nasi lemak di foodcourt Mustafa itu favorit kami karena hanya dengan $4sgd saja aku sudah bisa menikmati nasi lemak dalam porsi yang cukup besar (karena lauknya banyak banget) itu yang aku suka!
Waktu saat ini masih menunjukkan pukul 12 siang, pas banget lah sambil nunggu jam 2 waktu kami bisa check in hotel, pas juga buat kami makan siang ke Mustafa sekaligus liat-liat, intinya sich lagi2 mas Bayu yang pengen cari sepatu kerja. Begitu tiba di Mustafa, yang kita lakukan adalah makan siang dulu.. Setelah perut terisi penuh dan tenaga sudah pulih kembali, hasrat jalan-jalan semakin besar nih rasanya.. hahaha… muterin se Mustafa yang entah apa sebetulnya yang dicari 😀 kalo aku sich jelas memang dapat pesanan dari ibuku titip dibeliin handkerchief buatan China yang bahannya katun halus banget.

Tinggal mas Bayu yang masih sibuk liat sana liat sini, pengen ini pengen itu 🙂 buntut-buntutnya malah sama sekali gak ada yang dibeli karena ragu-ragu. Ditambah dengan Qnan yang sudah merengek pengen segera check in hotel, akhirnya acara jalan2 yang masih nanggung ini harus segera disudahi. Kembali ke chinatown, kira-kira jam setengah 3 sore langsung masuk kamar dan tepaaaarrr… Gimana gak tepar, karena kami keluar rumah dari pagi2 buta dan belum sempat tidur di pesawat. Akhirnya, mas Bayu tertidur pulas, Qnan malah asik guling-guling dikasur setelah bosan dilanjut mengerjakan homework (anak ini masih ingat saja dengan tugas di sekolahnya, walaupun lagi liburan begini)hahahaha… Sementara Qnan sibuk dengan urusannya sendiri, mas Bayu tertidur nyenyak begitu ketemu bantal, aku juga asik berchat ria dengan kawan baikku yang tinggal dan bekerja di Singapore ini. Janjian buat ketemuan dinner malam ini, setelah aku tanya Qnan dia pengen malam ini jalan-jalan ke Orchard dan janjian dinner pun diputuskan di Food Republic Wisma Atria jam 6 sore ini.

Eeeehh,.. akhirnya waktu janjian pun meleset, karena kira-kira jam setengah 7 aku baru sampai di Wisma Atria, untung Dhendy temanku yang baik hati dan tidak sombong itu masih sabar menunggu kedatangan kami ber-3. Setelah ngobrol-ngobrol panjang lebar, makan kenyang banget (karena ditraktir macam-macam menu), kamipun melanjutkan untuk jalan-jalan ke Somerset. Ini karena kami mau borong Ovomaltine, infonya lagi dijual murah banget nih si Ovo yang biasanya dijual sekitaran 11$sgd, saat itu cuma dijual 9,8$sgd… Duh, gimana langsung gak terbelalak nih mata 🙂 ❤ ❤

Lumayan panjang ternyata jalan kaki kami kali ini, dari Ion sampai Somerset. Akhirya pulanglah kami dari station MRT Somerset tiba di Chinatown jam 10 dan suasana depan hotel masih terlihat ramai dan sepertinya akan tetap ramai sampai tengah malam nanti, dan ternyata itu benar!!
Masuk kamar langsung istirahat dan tertidur pulas, bersiap untuk besok pagi kami jalan-jalan ke Sea World….
Yeeaayyy, gak sabar menunggu pagi.. 🙂

Bu,…. Please deh ah!!

Ini kejadian baru beberapa hari yang lalu disaat aku lagi pergi belanja ke sebuah supermarket yang cukup punya nama 🙂 Begitu masuk supermarket ini sebetulnya sudah agak gak punya nyali karena melihat antrian yang begitu panjang, tapiiii…… ya sudahlah….

Entah karena jam pulang kerja, sore hari atau karena tanggal muda juga nih toko padet bangeeeett, sampe buat lewat aja susah..! Padahal gw yakin badan gw cukup langsing untuk menembus kerumunan orang banyak ini #lebay banget deh ah.. Setelah pilih2 belanjaan yang harus dibeli (gak nyampe 15 menit) segeralah aku memilih barisan kasir, walaupuan aku dapet barisan paling buncit dimana aku harus berdiri diantara rak-rak barang (bisa dibayangkan bukan panjangnya antrian ini..?) tapi ya mau gimana lagi, wong udah kadung belanja juga.

Seperti biasa,…. gaya orang jaman sekarang kan gak boleh lepas dikit dari pegang gadget dikala menunggu :), hehehehe.. itu juga yang terjadi denganku. Sambil pegang hp (takut mas Bayu telp karena aku kelamaan didalam toko ini), cek BBM juga takut ada yang tetiba BBM gw tanya kabar (halaaaaahh.. sok penting banget gw), nge-Path juga siapa tau ada postingan-postingan lucu dari teman-teman, pokoknya bisa mengalihkan rasa jenuh menunggu antrian yang panjangnya ngeri banget ini deeehhh……. Masih sambil dikit2 bergeser ke depan, sambil pegang hp, sambil liat kiri kanan, eeeehhhhh…… tau2 ada ibu- ibu setengah baya yang langsung potong antrian tepat di depan orang yang berdiri di depanku (jadi urutannya itu aku, depanku mbak2 yang lagi hamil, nah trus depannya lagi si ibu2 yang mau nyerobot itu…) Hwaaaaaaaa…… rasanya antara pengen teriak, nangis sesenggukan kalo perlu sambil ngesot-ngesot kaliiiii, terus juga pengen marah. Akhirnya setelah menghela nafas sampai hitungan 10 #sok tenang.. akupun colek ibu-ibu itu, dengan senyum yang jelas aku paksakan aku bilang lah sama si ibu ini.. Begini percakapannya :

Aku : “Bu, bu,…… maaf ya, antriannya dari belakang sanaaaaaa”

Si ibu : “Oooh,.. iya yaa..? (sambil nyengir ndak jelas, siapa yang diajak nyengirnya itu)

Aku : ” Iya bu,… daritadi kami antrinya juga dari belakang”

Si ibu : “Eh, mbak,… (ajak omong mbak2 didepanku) gak apa2 yah, ibu disini”

Si mbak : ” Wah bu,… saya ngantri juga udah dari tadi”

Aku : ” Bu, suami saya juga udah nunggu saya dari setengah jam lalu di parkiran,….”

Si ibu : “Oooh,.. iya2 sok lah duluan2..”

Rrrrrrgghh,…… masih dengan rasa di hati yang gondok gak karu2an, pikirku lumayan laaahhh aku bisa sedikit mengajari si ibu ini tentang kesadaran untuk mengantri (sok banget yak gw ngajari emak2 yang jelas jauh lebih tua dari gw) tapi gak apa-apalah demi sebuah kebaikan dan demi budaya bangsa yang lebih terhormat. Biar orang Indonesia kalo ke luar negeri gak jadi bahan ejekan karena kebiasaannya yang gak pernah bisa antri. Ampyuuuunnnn Tuhaaannn…..!!

Aku pikir masalah sudah selesai sampai dia bilang “iya2… soklah duluan2..”. Tapiiiiii,……… ternyata apa yang terjadi, saudara-saudaraku semuanya..?? Si ibu ini tetap saja menyerobot dan berdiri persis di belakangku tanpa rasa dosa sedikitpun!! 😦 hahahhaaa, .. ternyata memang Tuhan masih memberi cobaan selanjutnya, salah besar kalo aku menganggap aku bisa mengajari si ibu ini buat belajar antri, salah besar!! Makanya Ambar,… kamu jangan sok ngajarin orang tua, sulit loh merubah kebiasaan orang itu, apalagi kalo itu sudah menjadi habit! Hehehhe,.. akhirnya hanya bisa berujar dalam hati, sing waras ngalah, sing ngalah durung mesti kalah… 🙂

Terimakasih Tuhan,… ❤ ❤ masih sempat dipertemukan dengan orang-orang seperti ini supaya aku bisa terus berlatih untuk bersabar, berlatih terus untuk menerima kelemahan dari orang-orang disekitarku juga berlatih menerima kenyataan bahwa harapan tak selalu seindah kenyataan 😀

#sakitnyatuhdisini……!!!! (sambil nunjuk dengkul yang lumayan pegel karena ngantri panjang)