Mimpiku untuk Qnan… :)

Banyak hal yang aku persiapkan untuk mewujudkan mimpi-mimpiku buat Qnan,.. Hal yang lumrah untuk seorang ibu punya mimpi yang besar untuk anak tersayangnya. Apapun cara dan jalan akan ibu lakukan demi mencapai mimpi-mimpi untuk anak-anaknya. Perkataan yang baik, doa yang tak pernah putus, mimpi-mimpi yang baik dari seorang ibu adalah modal utama untuk kebahagiaan dan kesuksesan anak nantinya. Amin.. Karena seorang ibu adalah orang yang akan mencintai sang anak “dalam kondisi apapun juga” hingga akhir hidupnya.

Kinan

Pertama, aku selalu memimpikan Qnan menjadi seorang anak yang mandiri. Alhamdulillah, sepertinya untuk kearah menjadi pribadi yang mandiri, Qnan sudah menunjukkan itu. Namun hingga saat ini masih menjadi tugas utamaku untuk betul-betul membentuk Qnan pada akhirnya nanti menjadi manusia mandiri dalam arti yang sesungguhnya. Karena menurutku kemandirian itu modal utama manusia untuk bisa bertahan hidup dalam kondisi apapun juga. Pengen banget bisa sekolahkan Qnan jauh-jauh dari kota Jakarta ini (yang artinya jauh juga dari aku dan ayahnya), pengen banget bisa lihat Qnan mampu menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa perlu merasa galau yang berkepanjangan #penyakit anak jaman sekarang 😀

Kedua, memimpikan Qnan untuk menjadi manusia yang humanis. Walaupun aku akui bahwa Qnan bukan terlahir dari kedua orang tua yang “sangat humanis”, namun pengharapan itu tetap boleh ada dong.. 🙂 Ini juga sudah mulai terlihat dari cara bergaul Qnan saat ini, yang sangat memanusiakan teman-temannya, hehehe….. Gak pernah ngambekan, mudah memaafkan, mudah bergaul, mudah menerima teman-temannya untuk masuk ke kehidupannya. Mungkin ini salah satu berkah dari nama kepanjangan Qnan yang memang aku buat degan harapan nantinya Qnan akan menjadi manusia yang mudah mencintai lingkungannya dan kebalikannya juga mudah dicintai dan disayangi oleh orang-orang disekitarnya. Pendar Ayu Kinasih, memiliki arti “memancarkan kecantikan dengan penuh kasih” itulah harapanku untuk Qnan disaat ini dan saat nanti… ❤ 🙂

Ketiga dan yang paling penting adalah, memimpikan Qnan menjadi orang yang takut Tuhan. Sudah bisa dipastikan apabila kita takut Tuhan, maka semuanya akan berjalan dengan baik.

Sangat sederhana mungkin untuk mimpi-mimpiku ini, walaupun tersirat sangat sederhana tapi tetap aku akui bukan hal yang mudah. Namun tetap yakin, kalo dilakukan dengan penuh cinta dan kasih sayang pasti semuanya bisa terwujud dengan sempurna….. Amin……..

Advertisements

Ingin itu..

Masih ingin berbuat sesuatu yang berarti… Menemukan kebahagiaan dengan melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk diri sendiri dan (insha allah) bermanfaat juga untuk orang lain. Masih saja selalu merasa belum melakukan apapun juga untuk hidupku ini 😦

Hati ini terkadang bergejolak (persis seperti saat ini, saat aku menulis ini). Banyak yang ingin aku lakukan untuk hidupku, membahagiakan orang-orang di sekitarku, mempunyai arti untuk mereka walaupun setitik.

Tuhan,….. beri jalan untuk aku bisa melakukan ini semua. Amin…

Inspirasi itu justru datang darimu,… #KIB2

Bertemu lagi di Kelas Inspirasi Bogor#2, alhamdulillah.. aku dipercaya kembali untuk dapat ikut berpartisipasi menjadi inspirator. Kali ini aku kebagian di SD Negeri Cemplang, wilayah Cilendek Bogor Barat. Hhhmmm, lumayan jauh buat aku yang datang dari Jakarta. Tapi, rasanya gak ada artinya jarak yang jauh dibanding dengan pelajaran juga pengalaman yang bakal aku dapat. Betul, justru aku selalu merasa setiap kali menjadi inspirator di Kelas Inspirasi, justru aku lah yang nantinya terinspirasi oleh mereka…. Anak-anak inilah yang selalu memberikan pelajaran mengenai arti ketulusan, kebahagiaan dan juga kesederhanaan.
Hari Selasa, tgl 9 September 2014 tepat jam 6.45 menit aku tiba di sekolah. Memberi salam kepada beberapa guru yang sudah sempat aku kenal sebelumnya, yaitu beberapa hari lalu saat aku melakukan survey sekolah. Pada hari yang sama juga aku baru bertemu dan berkenalan dengan teman-teman inspirator lainnya, karena memang kami belum pernah bertemu sebelumnya,…. 🙂 Agak ajaib memang untuk kelas inspirasi kali ini. Karena 2 kali aku pernah mengikuti kegiatan yang sama, biasanya kami sempat berkumpul dan bertukar ide dulu sebelumnya untuk merundingkan apa yang akan kami persembahkan nanti di sekolah, tapi untuk kelas inspirasi kali ini semuanya serasa sudah rapi dan beres dengan sempurna saja, tanpa kami perlu bersusah payah. Kenapa bisa begitu..? Jelas ini karena kami punya seorang fasilitator yang luaaaarr biasa,.. Prada, kami bahagia punya fasilitator secanggih kamu! 🙂

Pagi ini dimulai dengan berkumpul di lapangan sekolah, dengan sambutan dari ibu Kepala Sekolah yang ramah juga baik hatinya ❤ ❤ dilanjut dengan menyanyikan yel yel yang sengaja mereka ciptakan untuk menyambut kami (wuiihh, berasa istimewa sekali kehadiran kami ini)dan juga gak lupa menyanyikan lagu Indonesia Raya, aaahh..selalu saja dibuat merinding setiap kali menyanyikan lagu kebangsaanku ini,.. dan tentu saja yang gak kalah seru ketika Prada melakukan ice breaking dengan dancing “Open Banana”nya.. 🙂 Seruuu… Seruuu… anak-anak sudah semakin terlihat sangat bersemangat! Setelah suasana semakin mencair karena panasnya matahari yang semakin menyengat juga, kami pun bersiap untuk masuk ke kelas.

Kelas yang pertama kali aku masuki adalah kelas 6, yeeess!!! Mereka sangat kooperatif, cukup aktif, kritis juga banyak becandanya. Ada 1 murid yang cukup menonjol, namanya Indra. Anaknya tergolong cerdas, banyak bicara juga aktif becanda.. (kaya’ begini nih yang aku suka!) 😀 hampir di setiap pertanyaan yang aku lempar dia jawab dengan sigap dan tepat! Hhhhhm,,, sangat terkesan dengan murid di kelas ini dan berharap semua yang akan aku masuki memiliki tipikal yang sama… 🙂

Selanjutnya,..kelas 1 yang harus aku masuki. Heheheeeee,… yang terbayang hanya mengajak mereka bermain dan bernyanyi. Kenyataannya..? Benar saja,.. dengan jumlah anak sekitar 43 murid (gabungan dari 2 kelas), wuiihh berasa asoy banget deh pokoknya! Riuh sekali suasana di kelas ini, akhirnya yang aku lakukan yaitu mendatangi mereka kelompok per kelompok. Lumayan membantu lah dengan metode seperti ini, karena akhirnya kita pun gak kehabisan suara dan waktu kita gak habis hanya untuk menenangkan mereka. Ternyata, anak-anak ini lebih berani untuk mengutarakan pendapatnya dan juga menjawab pertanyaan yang aku ajukan, mungkin karena mereka merasa lebih diperhatikan dengan aku yang langsung mendatangi bangku mereka. Lucu, seru juga ajaib banget deh rasanya mengajar di kelas 1 ini,…

Setelah sempat memasuki waktu istirahat selama 30 menit, lanjut lagi masuk ke kelas 4. Huuuuu… seruuu banget deh rasanya masuk di kelas 4 ini, ❤ karena aku bertemu dengan salah satu murid yang ternyata juga berprofesi sebagai pengamen. Entah harus merasa prihatin atau justru bangga, tapi yang pasti saat itu rasaku bercampur aduk! Arya, nama murid itu… Kamu benar-benar membuat aku semakin merasa harus terus belajar dengan yang namanya ketulusan, kebahagiaan juga kesederhanaan. Tanpa merasa malu atau rendah diri dengan profesi sampingannya itu, Arya langsung bernyanyi di depan kelas.. betul-betul dengan rasa percaya dirinya yang penuh! Setelah dibuka dengan nyanyian dari Arya, aku pun mulai bercerita tentang apa pekerjaan ku dan lagi-lagi Arya tetap tampil menonjol dengan selalu menjawab dengan tepat semua pertanyaan yang aku lempar. Secara merata, murid di kelas 4 ini tergolong aktif, kreatif dan komunikatif. Mereka semua cerdas dan aku yakin mereka punya mimpi yang luar biasa untuk masa depannya dan aku yakin mereka mampu meraih itu, semogaaa…..

IMG-20140911-WA0026

Eng ing eng,… kelas terakhir yang aku masuki adalah kelas 3. #uhuk,.. sepertinya aku harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk kelas terakhirku ini. Mereka luaaarr biasaaa antusias bertemu aku(anggap saja begitu),saking antusiasnya mereka selalu berteriak untuk menjawab semua pertanyaanku. Hihihi… suaraku sudah mulai melemah, suaraku sudah mulai tenggelam tertutup oleh suara riuh mereka. Beberapa anak mulai mendekatiku, mereka minta untuk bernyayi. Yihaaa,.. ide yang sangat bagus! Rasanya pas banget nih menutup hari di siang ini dengan bernyanyi, akhirnya tanpa aku harus minta, mereka langsung kompak untuk berbaris di depan kelas dan menyanyikan lagu tentang Nabi Muhammad SAW. Ish,.. lagi-lagi harus merinding melihat kepolosan mereka, semangat mereka juga kejujuran mereka setiap kali bercerita. Mereka sangat luar biasa!

Akhir cerita,……tetap merasa belum mencapai garis FINISH! Justru semakin banyak tugas yang harus kita kerjakan untuk mereka, anak-anak Indonesia, calon penggerak bangsa di masa depan. Tetap berharap, mereka bisa menggantungkan mimpi-mimpinya setinggi bintang di langit!
GAPAI MIMPIMU, ANAK INDONESIA….!! ❤ ❤

IMG-20140911-WA0000

Last Day @ Pulau Harapan

Pagi ini, Selasa tgl. 26 Agustus 2014 saatnya untuk kembali ke Jakarta. Hiks..hiks.. hiks… 😥 antara rasa senang juga sedih bercampur jadi satu. Yang pasti senang karena kembali ke Jakarta, artinya ketemu lagi sama Qnan anak-ku sayang… disisi lain sedih karena harus menyudahi kedatanganku di pulau ini.

Tepat jam 7 pagi aku sudah keluar dari home stay, dengan beberapa teman kami berjalan menuju pelabuhan. Baru kali ini merasakan jalan-jalan di pulau ini, karena biasanya kami naik sepeda kemana-mana.. 🙂 Saat aku berjalan menuju pelabuhan, memang mau gak mau kami pun harus melewati SD Kelapa 01, tempat aku mengajar kemarin dan tetiba ada yang berteriak “Kak Ambar,… Kak Ambar…” wuidiiihhh berasa orang terkenal saja aku ini.. Ternyata mereka adalah anak-anak kelas yang kemarin sempat aku masuki. 

Sesaat sebelum naik kapal, berfoto-foto dulu sambil ‘nyuntik otak’ diri sendiri bahwa perjalanan naik kapal ini akan menjadi perjalanan yang menyenangkan, yang baik-baik saja, gak buat mabok laut dan sampai dengan cepat dan selamat sampai Jakarta. Sampai harus sebegitunya karena memang pengalaman pertama kemarin saat berangkat aku merasakan gak enak banget, mungkin itu yang dibilang mabuk laut.. 🙂
Ternyata, perjalanan pulang ke Jakarta ini sangat nyaman.. Entah karena isi kapal yang eksklusif banget hanya berpenumpang kami dari tim KIJP, entah karena akhirnya aku terbiasa juga dengan perjalanan menggunakan kapal tongkang ini, atau karena pikiranku yang sangat bisa diajak berdamai untuk merasakan perjalanan ini. Yang pasti, perjalanan ini terasa ringan sekali, nyaman banget dan dengan waktu tempuh yang cukup singkat, yaitu 2 jam 15 menit!
IMG20140826073917
Yihaaaaa,… kembali sampai Jakarta dengan selamat.
Terimakasih penuh cinta ❤ ❤ buat mas Bayu yang sudah mengijinkan dan membebaskanku untuk berbuat apapun juga selama itu akan membahagiakan aku,..Merelakan kepergianku di hari istimewanya, hanya Tuhan yang bisa membalas semuanya! I love you,..