Pelajaran hari ini..

Perlu banyak belajar, belajar dan belajar lagi.. Belajar hidup itu kan gak ada batasannya, bahkan sampai kita mati nanti. Kalo kita merasa gak perlu lagi belajar karena merasa sudah cukup senior dalam hidup (alias tua) ya sisa hidupmu pasti akan serasa mati. Ceritanya diawali dari hal yang sepele (menurut kacamata kita) rupanya bisa membawa kita ke situasi yang akhirnya tidak mengenakkan. 

Gegara status di bbm yang menurut aku sich biasa-biasa saja,.. karena terkadang kita menulis status baik di bbm atau di social media lainnya itu pasti ungkapan hati kita saat itu, apa yang kita rasakan, lihat juga dengar saat itu. Tapi rupanya kita suka lupa kalo kita punya pasangan, banyak teman, rekan dan saudara yang bisa baca dan akhirnya pun bisa saja merasa kalo status itu ditujukan buat dirinya. Alhasil,……bisa ditebak kan…? Hubungan kita pun malah jadi gak harmonis. Padahal mungkin sebetulnya status itu bukan ditujukan ke dirinya. Tapi, sekali lagi… akhirnya memang sangat mungkin dan sangat berhak untuk semua orang merasa. Pasti ada pikiran “jangan2 itu ditujukan buat gw..??” apalagi kalo saat itu memang merasa sedang bermasalah dengan si penulis status. Jadi runyam lah akhirnya…

Belajar dari tanggapan seseorang berkaitan dengan status ku (yang sebelumnya gak pernah menduga akan mendapat tangapan seperti ini), memang tidak seharusnya kita seenak – enak perut kita menulis sebuah status apapun itu! Ingat, bukan segelintir orang saja yang baca tapi semua teman, saudara dan pasangan kita pasti akan membacanya. Kesimpulan akhirnya gak usah buat status yang aneh2 lah, untuk urusan apa yang kita rasakan, lihat juga dengar cukup kita dan Tuhan saja yang tau… 🙂
Continue reading