One night in Singapore (last day) >_<

Hari terakhir kami di Singapore.. Pagi-pagi banget, pkl.06.30 waktu Singapore aku sudah kembali bersiap untuk temani mereka semua jalan. Sayangnya, justru dari mereka semua yang belum siap.. 😦 Rasanya pagi ini pengen segera mengakhiri jalan-jalan singkat ini, sudah terlalu cape! Tenaga sudah terkuras di hari kemarin.

Schedule pagi ini hanya ke Bugis street dan Bugis Junction. Aku sengaja gak breakfast pagi ini karena pengen nyobain breakfast di Nasi Lemak QiJi Bugis Village. Begitu keluar dari hotel ambil jalan ke arah North Bridge Rd, melewati Masjid Sultan, sempat mampir foto-foto sebentar kemudian lanjut lagi jalan. Menyeberang ke Bugis Village, sengaja tengok QiJi, o..ow.. ternyata masih tutup! 😦 karena pagi itu yang belum sarapan hanyalah aku seorang, akhirnya aku putuskan untuk makan di hawker center Albert Street saja. Tetap memesan nasi lemak berwarna hijau,.. hmmmmm.. enaak banget deh! Gak dapat makan nasi lemak QiJi, diganti inipun gak masalah πŸ™‚

Lanjut menyeberang ke Bugis Street untuk antar mereka cari oleh-oleh, betul-betul hanya sekedar menemani karena akupun sudah gak berminat banget cari souvenir! Oiya, aku cuma beli se’pack coklat buat teman di Jakarta yang memang titip pesan coklat Bugis. Kalo Qnan sich jelas aku belikan coklat di Β The Cocoa Trees πŸ™‚ mana mau dia makan coklat souvenir yang rasanya STD banget !! hahhaaahaa..

Mumpung toko masih banyak yang tutup... :)

Mumpung toko masih banyak yang tutup… πŸ™‚

Selesai di Bugis Street, menyeberang lah kami ke Bugis Junction. Hwaaaa…. ternyata mall belum buka juga 😦 akhirnya ya muter-muter aja di Bugis Junction sambil apalagi kalo bukan foto-foto. Kaki sebetulnya sudah terasa kembali menegang dan kaku. Akhirnya tepat di pkl 10 pagi, mall pun buka, sempat muter-muter Β sebentar saja akhirnya aku memutuskan untuk kembali ke hotel duluan. Kaki udah gak bisa diajak kompromi! Mungkin juga karena aku sudah terlalu bosan dengan tempat ini, apalagi akupun tergolong orang yang gak terlalu suka belanja. Lengkap lah sudah alasan untuk memilih kembali ke hotel duluan. Oiya, tapi ada 1 makanan yang selalu ngangenin setiap kali ke Bugis Junction, yaitu Old Chang Kee πŸ™‚ setelah menyempatkan mampir untuk membeli beberapa potong Old Chang Kee, akupun segera berbalik arah menuju hotel dan teman-temanpun kembali ke Bugis Street.

Sempat beristirahat di hotel cukup lama, nyemil Old Chang Kee, bbm’an sama mas Bayu (krn bisa bbm saat di hotel saja) :), tepat pkl. 11.30 aku check out, keluar dari kamar masih kembali menunggu yang lain bersiap. Tepat pkl. 12.00 akhirnya aku duluan dengan beberapa teman untuk langsung menuju Changi Airport, naik taxi karena waktu yang sudah semakin mepet.

Walaupun akhirnya pesawat harus delayed, mundur -/+ 1 jam, lumayan lah masih ada waktu untuk cari coklat di The Cocoa Trees.Β Kalau sampai pesanan Qnan gak sempat terbeli,… hwaaaaaa… bisa2 dia ngambek deh! Untung saja coklat Milky Way ada, jugaΒ Snickers. Legaaaaaa……… Titipan Qnan sudah lengkap semua, pencil case + pencil’nya Smiggle juga sudah aku dapetin kemarin pas jalan di Orchard. Dulu, terakhir Qnan ke Sing di usia 5.5thn paling senang bela beli di Smiggle, tapi pasti barang yang dibeli gak berumur panjang. Sekarang,… saat dia sudah semakin besar, dan lihat teman-temannya banyak menggunakan stationary dari Smiggle yang lucu-lucu, baru deh menyesal…… (ndak apa2 nak, itu pelajaran buat kamu).

Hhhhhhmmmmm… Akhirnya, selesai juga perjalanan singkat ini. Pengen segera kembali ke Jakarta!! Pengen segera sampai rumah, pengen segera melihat Qnan kegirangan dengan oleh-oleh yang aku bawakan.

Good bye, Sing……. Β Meet in another time! πŸ™‚

One night in Singapore (first day) ^_^

Perjalananku ke Singapore kali ini adalah perjalanan tersingkat yang pernah aku rasakan. Gimana gak singkat banget..? Pergi di hari Sabtu tgl. 5 Oktober 2013 pukul 11.05 WIB dan kembali lagi ke Jakarta di hari Minggu, tgl. 6 Oktober 2013 pukul 14.55 waktu Sing πŸ™‚ Gak sempat ngapa2in, cuma cukup buat jalan ke Orchard, Merlion Park, dan esok harinya ke Bugis street juga Bugis Junction.

Kali ini aku berangkat tidak bersama tim solid’ku (aku, mas Bayu dan Qnan) melainkan berangkat bersama teman-teman 1 departemen sebanyak 7 orang, yang notabene 99% nya belum pernah melakukan perjalanan internasional, yang tentunya sedikit berbeda dengan aturan main perjalanan domestik. Tepat jam 9 pagi seluruh tim sudah berkumpul di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, lebih baik kepagian daripada terlambat πŸ™‚ Oiya, kami menggunakan pesawat Tiger air (pengalaman kali pertama buat aku), begitu juga untuk kembalinya nanti kami tetap menggunakan Tiger air. Kami mendapatkan ticket dengan harga promo, yang kalo diitung-itung per orang kena 600rb’an untuk perjalanan pulang pergi. Harga yang cukup ekonomis untuk merasakan menginjakkan kaki di negeri Singa ini.. πŸ™‚

Tepat pukul 09.30 kamipun sudah bersiap untuk memasuki ruang tunggu, yang ternyata….. pintu imigrasi belum terbuka dan kamipun harus menunggu cukup lama di depan pintu pemeriksaan imigrasi +/- 45 menit, dan itu sangat membosankan…… 😦

Pintu pemeriksaan imigrasi yang masih tertutup

Pintu pemeriksaan imigrasi yang masih tertutup

Setelah antrian terlihat semakin panjang, mulai lah pintu pemeriksaan imigrasi dibuka. Duh,… pak,.. pak,… nyaris aku membatalkan perjalanan ini karena saking lamanya menunggu! #ini mah lebay bangeeett πŸ˜€

Setelah pintu pemeriksaan dibuka, pemeriksaan pun tergolong sangat cepat (atau malah terkesan buru-buru yaa…?) gak ada pertanyaan satupun juga, begitu juga tidak ada pemeriksaan isi tas secara lebih mendetail (pengalaman bawa cairan 100ml, yang akhirnya harus masuk ke bagasi saat perjalanan ku ke KL beberapa bulan lalu, dan itu sangat menyusahkan! hahhaaa) Akhirnya tibalah Β kami bisa duduk tenang di ruang tunggu Zona 6, dan ternyata pesawat delay euy… dan kamipun harus kembali menunggu +/- 45 menit lagi sampai dengan waktu boarding.

Flight kami yang seharusnya dijadwalkan pukul 11.05 wib pun akhirnya harus molor sampai dengan pukul 11.50 wib. Hmmmm… semakin berasa kan, membayangkan waktu yang semakin singkat saja nanti di Sing! Tapi ya sudahlah,.. Mau diapakan lagi?? dan semakin meyakinkan aku (pasti aku tidak akan bisa menikmati perjalanan ini dengan baik), yang memang kenyataannya aku berangkat hanya bertugas sebagai penunjuk jalan, jadi jangan harap bisa bersenang-senang yaaaa……. πŸ™‚

Tiba di Terminal 2 Changi Airport dengan pendaratan yang cukup baik,… Langsung kembali antri untuk pemeriksaan imigrasi, kembali bernasib baik karena dapat dilakukan dengan sangat cepat dan tidak ada pertanyaan apapun juga. Setelah seluruh rombongan bisa dengan sukses melewati pemeriksaan imigrasi, segeralah kami menuju Ticket Office pembelian kartu EZlink card yang untungnya masih di Terminal 2 juga. Untuk dewasa EZlinkcard dijual dengan harga $12, dengan saldo (kalo gak salah $7). Langsung deh memasuki kereta ke arah Pasir Ris untuk transit di Tanah Merah, dan melanjutkan kembali ke arah Bugis. Hanya perlu waktu tidak lebih dari 30 menit, kamipun sudah tiba di MRT station Bugis. Karena kami masih banyak bawa gembolan, aku putuskan saja untuk naik bis sampai di hotel. Oiya, karena rombongan terdiri dari laki-laki dan perempuan, akhirnya untuk tempat menginappun sengaja aku bagi menjadi 2, yang perempuan di Santa Grand Bugis Hotel sedangkan yang laki-laki di ABC Backpackers Hostel yang kebetulan letaknya sebrang-sebrangan. Dari depan Bugis Street kami menaiki bus no 33 (walaupun sebetulnya banyak banget pilihannya).

Duh, siang itu udara di Singapore sangat panas….. Tapi cocoklah untuk kami yang memang berniat untuk jalan-jalan, daripada terhalang hujan lebih baik disambut dengan teriknya matahari…. setelah berisitirahat, beres-beres juga mandi-mandi dulu (walaupun ada beberapa teman yang memilih untuk gak mandi, ih jorok!) kamipun langsung melangkah keluar hotel dan untuk tujuan pertama kali adalah Orchard road.

Berjalan ke MRT station Bugis menyusuri Victoria Street sore ini terasa enak banget, jadi gak terasa tau-tau sudah sampai. Tapi sore itu kenapa kok terasa penuh sesak sekali ya..? Ooww, ternyata hari ini hari Sabtu.. (belum pernah aku merasakan week end di Singapore sebelumnya..) Begitu tiba di Orchard, kok malah teman-teman mengeluh lapar, hahahhaaaa… :)mau gak mau deh akhirnya langsung menggiring mereka nyebrang ke Lucky Plaza untuk makan di food court. Ini sebetulnya juga termasuk waktu yang aku tunggu-tunggu… Pengen cepat nyobain makanan disini yang ngangenin buat aku, sebetulnya banyak banget yang aku kangenin. Pengen makan Laksa, Yong Taufu, Nasi Lemak, Noodle’nya juga…. Pokoknya semuanya deh! Tapi mana muat perutku buat menampung itu semua hanya dalam satu waktu… Akhirnya pilihan jatuh di Yong Taufu dengan kuah Tomyam. Hhhmmm… yummy….

Yong Taufu kuah tomyam, yummy....

Yong Taufu kuah tomyam, yummy….

Selesai makan, langsung menuju Merlion Park. Naik MRT dari Orchard turun di Raffles Place kemudian ambil exit G menuju Six Battery Road. Pertama kali yang kami temui adalah Singapore River, pemandangan yang cantik (tapi lebih sangat cantik lagi saat sore hari). Sayangnya karena sudah malam dan gelap, kami tidak bisa melihat boat yang sedang mengitari sungai dengan jelas, akhirnya hanya terlihat gemerlap lampu saja. Berjalan menyusuri The Fullerton Hotel, akhirnya sampai juga kami di Merlion Park.

Bersama team..

Bersama team..

Menunggu yang lainnya selesai berfoto-foto , kecuali aku yang hanya bisa duduk terbengong-bengong terpana melihat begitu banyak manusia terkumpul di satu tempat ini…. Dalam hati hanya berkata “luar biasanya daya tarik negeri kecil ini, hanya sebuah patung Singa saja sudah mampu menarik ribuan orang untuk melihatnya” πŸ™‚ Nih, kalo gak percaya begitu banyaknya manusia malam itu… (aku malah lebih tertarik untuk fotoin segerombolan orang ini) πŸ™‚

CIMG7605dan hebatnya lagi,…….. kebanyakan orang Indonesia! Yihaaaaaa,… dimana-mana terdengar orang ngomong pake “bahasa”, ada segerombolan ibu-ibu arisan, ada beberapa keluarga, ada juga yang model backpackeran ber-2, ber-3’an…. Hadeeeeh, serasa sedang berkumpul di Taman Monas saja! Tapi ya inilah Singapore,.. negara yang memiliki daya tarik luar biasa.

Selesai acara berfoto-foto, kamipun melanjutkan kembali berjalan… Kalau mau ngikutin Itenirary yang sudah dibuat, harusnya kami langsung menuju Mustafa. Tapi setelah didiskusikan kiri kanan, atas bawah, depan belakang.. πŸ™‚ kamipun sepakat untuk kembali saja ke Bugis. Masih ada juga yang lapar dan minta untuk singgah makan dulu, karena tidak semuanya merasa lapar akhirnya aku putuskan untuk cari makan di dekat Arab street, sekalian jalan pulang ke hostel.

Singapore malam itu terasa sangat panas, keringat gak berhenti-berhentinya terus mengucur di dahi. Setelah kami naik MRT dari Raffles Place kembali ke Bugis, dari MRT station Bugis kami putuskan untuk berjalan kaki santai saja (walaupun kaki terasa semakin pegal dan kaku kalo diajak berjalan pelan) pegel bangeeetttt boooo….!!!, keluar di Victoris Street, menyusuri sepanjang Victoria, bertemu dengan Arab Street, belok kanan (sempat mampir beli minum di SevEl) melanjutkan jalan di Arab Street, kemudian belok kiri ke jalan North Bridge Rd akhirnya bertemulah dengan 3 restoran India dengan menu Nasi Briyani dan kawan-kawannya. Sebetulnya untuk bau makanan ini cukup enak, tapi kalo aku suruh makan kok ya gak terlalu suka tuh…. Nasi briyani itu bumbu rempahnya kuat banget, ditambah dengan porsi yang sangat banyak rasanya gak mungkin lah menghabiskan 1 porsi Chicken briyani seorang diri! Oiya, akhirnya kami pun mampir di salah satu restaurant yang bernama “Al Tasneem”, kenapa memilih yang ini..?? Karena dulupun aku dan mas Bayu memilih makan disini, selain restaurant yang paling besar dibanding yang lain, juga yang paling banyak pengunjungnya dibanding yang lain juga…. πŸ™‚

IMG-20131005-00814

IMG-20131005-00815

Selesai memesan 3 bungkus Chicken Briyani untuk ‘take away’, akhirnya kami pun pulang ke hostel. Yang lainnya lanjut makan, aku lanjut masuk kamar dan tidooooooorrrrrr………..!! Besok masih mau ke Bugis Junction juga ke Bugis Street.

Terimakasih Tuhan,.. Walaupun aku merasakan cape’ yang amat sangat tapi aku sudah bisa menjadi petunjuk jalan bagi teman-teman (tidak ada kesalahan sedikitpun, apalagi sampe nyasar!). Sampai ketemu besok pagi2…!! πŸ™‚