KL – Penang yang kukenang… @ Day-6

Hari Minggu tanggal 3 Maret 2013, hari kesekian kami di Malaysia.. 🙂 Karena hari ini merupakan hari terakhir kami untuk menjelajahi Kuala Lumpur, jadi banyak sekali sebetulnya daftar tempat yang ingin kami kunjungi. Pengen ke Batu Cave, Petaling Street, pengen tau Putra Jaya juga selain ke Petronas Twin Towers.

Hmmmm,…. akhirnya pagi ini kami berombongan (karena akhirnya di guide oleh sepupuku) dengan menggunakan mobil pribadi, tentunya lebih nyaman tapi tetap saja tidak untuk-ku. Aku pengennya bisa tahu dan merasakan public transport di KL, dengan lika likunya yang tentu saja menyenangkan. Tapi ya apa mau dikata, punya saudara yang terlalu baik … 🙂 kemanapun kami mau, mereka siap untuk mengantar. Pagi ini tujuan pertama kami adalah wilayah persekutuan Putrajaya, dimana merupakan pusat pemerintahan negara Malaysia yang terletak agak jauh dari pusat bisnis kota KL. Sangat bersih dan rapi, kesan pertama yang aku ambil. Disitu juga ada Masjid Putrajaya yang cukup terkenal  dikelilingi dengan danau buatan, dimana ada beberapa boat yang terlihat hilir mudik. Indah memang….

Masjid Putrajaya - Wilayah Persekutuan

Masjid Putrajaya – Wilayah Persekutuan

Lelah berkeliling  dan berfoto-foto di Putrajaya, kamipun melanjutkan perjalanan dengan tujuan Mines Resort, sebuah mall namun dengan suasana yang berbeda, karena mall ini berdiri diatas danau buatan. Menyempatkan untuk menaiki boat mengelilingi danau tersebut, tapi lupa berapa RM / orang yang harus dibayarkannya (lagi2 karena dibayarin sich… heheheeee..) Yang pasti pengalaman mengelilingi danau yang dimulai dari dalam mall dan diakhiri kembali ke dalam mall pun sangat mengesankan. Masalahnya di Indonesia belum ada mall yang berkonsep seperti ini 🙂

Pas jam makan siang, makan dulu di Nando’s    (restaurant dengan menu serba ayam dari Afrika Selatan) yang tentu saja rasanya tetap saja gak pas lidah’ku yang Melayu ini.. Tapi, ya gak apa2 lah… Ada pengalaman makan Nando’s di luar Indonesia. Selesai makan siang, perjalanan kami lanjutkan ke KLCC tapi lagi2 karena memenuhi selera anak2, akhirnya yang kami tuju pun adalah Petrosains yang berlokasi di dalam Suria KLCC. Semacam Science Center di Singapore tapi dengan konsep yang berbeda karena Petrosains ini berdiri di dalam mall. Saat memasuki Petrosains kami harus menggunakan Dark Ride. Kenapa di sebut ‘Dark Ride’…?? karena kami harus duduk di sebuah kereta di dalam ruangan gelap yang berlahan akan membawa kami menuju ruang exhibition, selama dalam perjalanan di kereta kami akan disuguhkan beberapa cerita mengenai alam Malaysia. Oiya,  ticket masuk ke Petrosains untuk Child sebesar RM15 untuk non MyKad dan RM25 untuk Adult non MyKad. Harga yang gak terlalu mahal lah untuk hiburan yang berbau edukasi seperti ini.. (Pantas saja antriannya begitu panjang untuk kami bisa masuk ke Petrosains ini)

Selesai berkeliling di Petrosains dengan waktu yang sangat terbatas, karena kami harus melanjutkan untuk masuk ke Petronas Twins Towers. Untung jaraknya tidak terlalu jauh (masih di lokasi yang sama di dalam Suria KLCC). Nah, untuk wisata yang 1 ini memang saat ini merupakan wisata yang tergolong cukup mahal di Malaysia. Konon beberapa tahun lalu untuk dapat memasuki Twins Towers tidak dikenai biaya sama sekali, namun seiring berjalannya waktu, semakin banyak wisatawan yang ingin tau secara langsung menara dengan tinggi 452 meter ini. Oleh karena itu akhirnya dikomersilkan lah menara ini setiap kali wisatawan ingin melihat secara langsung dan merasakan naik ke level 86 yang merupakan puncak tertinggi gedung ini. Ticket untuk bisa masuk ke Twin Towers terbilang mahal, untuk Child non MyKad saja sebesar RM30 dan untuk Adult non MyKad sebesar RM80.

@ Dinosaurus - Petrosains

@ Dinosaurus – Petrosains

Level 86 - Petronas Twin Towers

Level 86 – Petronas Twin Towers

Pengalaman yang luar biasa juga aku bisa merasakan ada di puncak tertinggi dari menara ini. Jujur saja,… agak mengerikan juga loh, karena saat kita ada diatas bangunan ini akan terasa seperti bergerak-gerak tertiup angin. Apalagi begitu kami ada di level 86, orang yang masuk pun dibatasi tidak lebih dari 50 orang saja. Terkesan sangat tertib dengan penjagaan yang sangat ketat untuk wisata yang satu ini,.. Waktunya pun kami dibatasi hanya 20 menit saja untuk ada di puncak menara ini.

Selesai dari Petronas Twin Towers, memilih untuk kembali ke apartemen dulu untuk mandi juga sedikit beristirahat. Karena malam ini adalah malam terakhir kami di KL, rencananya mau cari makan malam khasnya dari kota Kuala Lumpur ini. Kira-kira apa ya..? Akhirnya kami memilih untuk mencoba makanan di salah satu Medan Selera didaerah Kampung Baru, yang konon katanya memang pusat jajanannya orang Melayu dan dijamin halal. Oiya, setelah kami makan menyempatkan diri berputar-putar mengelilingi Kampung  Baru dan tidak jauh dari situ ternyata ada toko yang khusus menjual barang-barang yang langsung didatangkan dari Indonesia. Pemiliknya pun menurut informasi yang aku dapatkan adalah orang asli Padang Sumatera Barat, hebat kan…? Dimana kita bisa melihat peluang yang ada, maka usahapun akan terbuka dengan lebar.. 🙂 Jelas, toko seperti ini banyak diincar orang Indonesia yang tinggal di KL. Karena mereka bisa menemukan apapun juga product dari Indonesia yang tidak banyak dijual di Malaysia. Hhhmmm……..

Malam ini kami akhiri dengan berkeliling Kampung Baru, sebetulnya masih banyak tempat yang aku ingin singgahi. Tapi, apalah daya…waktu ternyata sangat singkat. Tinggal bersisa setengah hari untuk kami ada di KL, dan sudah berencana untuk mengunjungi Beryl’s Chocolate Kingdom. Penasaran seperti apa……???? Yuuuuk, kita istirahat dulu malam ini 🙂 See you tomorrow….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s